Ahmad Rifai
apa itu hosting

Pengertian Apa Itu Hosting Serta Jenis – Jenis Web Hosting

Di sini saya akan mengangkat topik tentang web hosting, atau lebih tepatnya tentang apa itu hosting / pengertian hosting, dan di sini saya juga akan membahas berbagai jenis web hosting.

Saya akan memulai dari pengertian hosting.

Apa itu hosting ?

Secara sederhana pengertian hosting adalah tempat di mana semua file sebuah blog / website disimpan, yang mana file – file tersebut bisa berupa teks html, css, gambar, video, script, dan sebagainya.

Hosting atau sering disebut web hosting wajib dimiliki bagi siapa saja yang ingin membuat blog atau membuat website. Karena bagaimana mungkin sebuah blog / website bisa dibuat jika tidak ada tempat untuk menampung data yang diperlukan untuk membuat blog / webiste bisa di akses secara online.

Apabila kita ibaratkan blog / website adalah sebuah bangunan, maka web hosting adalah lahan untuk membangun rumah tersebut.

Jika kita lihat dari pengertian hosting di atas, maka tidak salah jika web hosting memang wajib dimiliki siapa saja yang ingin membuat blog / membuat webiste, sama halnya lahan wajib dimiliki bagi siapa saja yang ingin membuat bangunan, baik itu rumah, toko, gedung, dan sebagainya.

Menurut wikipedia pengertian Layanan web hosting adalah sebuah jasa layanan internet yang menyediakan sumber daya berupa server untuk disewa kan sehingga memungkinkan sebuah organisasi atau individu menempatkan informasi di internet berupa HTTP, FTP, EMAIL, atau DNS.


Perbedaan Cloud Hosting Dengan Traditional Hosting

Kalau kita lihat dari teknologi yang digunakan, web hosting dapat kita bedakan menjadi 2, yaitu :

  1. Traditional Hosting
  2. Cloud Hosting

Traditional Hosting

Adalah sebuah teknologi hosting yang sudah digunakan sejak lama, yang mana seluruh infrastruktur dan resource terbatas untuk satu server (hanya berada pada satu server saja).

Jika anda menggunakan shared traditional hosting, walaupun anda tidak menggunakan resource yang berlebihan, namun ada user lain yang menggunakan resource berlebihan, maka ini akan memengaruhi kinerja blog atau website anda.

Cloud Hosting

Ini adalah teknologi terbaru dari sebuah layanan hosting yang mana dia adalah sebuah layanan hosting yang terhubung pada banyak server, di mana pengguna tidak perlu khawatir akan kinerja server yang tidak stabil atau sumber daya yang terbatas pada layanan tradisional hosting.

Teknologi cloud computing / cloud hosting memungkinkan kita memiliki resource yang tidak terbatas karena terhubung ke banyak mesin (server) fisik, sehingga memudahkan kita untuk menambahkan server baru secara on the fly tanpa mengganggu proses yang sedang berjalan.

Dan jika salah satu server down, maka website maupun blog yang kita simpan di sana tetap dapat di akses, karena masih ada server lain yang masih dalam posisi online.

Dari segi harga tentu cloud hosting akan lebih mahal jika dibandingkan dengan tradisional hosting.

Jenis – jenis web hosting

Ada beberapa jenis web hosting yang bisanya juga dibagi menjadi beberapa paket oleh penjual web hosting indonesia maupun dunia.

Secara umum jenis layanan hosting adalah :

  1. Shared Hosting
  2. VPS Hosting
  3. Managed WordPress Hosting
  4. Dedicated Hosting
  5. Colocation Server

Shared Hosting (Termurah) Pilihan Terbaik Untuk Pemula

Shared hosting adalah hosting bersama, yang mana 1 server digunakan oleh beberapa pengguna (puluhan, ratusan, bahkan sampai ribuan pengguna), dan semua pengguna harus berbagi resource server seperti RAM dan CPU dengan pengguna lain.

Oleh karena itu wajar jika harga shared hosting lebih murah jika dibandingkan dengan jenis hosting lainnya.

Shared hosting adalah pilihan terbaik untuk pemula yang ingin membuat blog maupun website, karena harganya paling murah di antara jenis hosting lainnya.

Hampir semua penjual hosting indonesia maupun luar negeri menyediakan paket shared hosting dengan harga yang berbeda – beda.

Kekurangan Shared Hosting

Saya rasa kekurangan shared hosting sudah jelas, yaitu 1 server digunakan secara bersama, sehingga jika 1 server digunakan oleh 100 pengguna dan salah satu pengguna menggunakan banyak ram (anggap saja 50%), maka pengguna lainnya hanya tersisa 50% dari total ram yang tersedia pada server tersebut.

Sehingga kinerja server akan menurun, dan ini juga akan membuat kinerja blog / website anda menurun.

Oleh karena masalah itu biasanya penjual hosting membuat aturan serta membatasi penggunaan akun shared hosting untuk masing – masing pengguna, dan jika ada pengguna yang melanggar aturan tersebut (menggunakan sumber daya melebihi batas), maka pengguna tersebut bisa mendapat teguran dan bahkan dikeluarkan.

Walaupun demikian, shared hosting tetap bagus dan menjadi pilihan yang tepat untuk memulai dalam membangun sebuah blog / website, apalagi jika anggaran dana anda terbatas.

Jika suatu saat shared hosting sudah tidak mampu lagi menampung blog / website anda, baru beli paket / jenis hosting lainnya yang mampu.

Kelebihan Shared Hosting

  1. Harga shared hosting murah
  2. Tersedia cPanel untuk mempermudah penggunanya dalam mengelola hosting tersebut.

Beberapa website penyedia shared hosting yang bagus adalah :

  1. SiteGround
  2. Hostgator
  3. A2 Hosting
  4. Niagahoster .
  5. Dsb …

VPS Hosting (Virtual Private Server Hosting)

VPS hosting atau virtual private server hosting pada dasarnya hampir sama dengan shared hosting, tapi beda.

Sama kok beda ? …

Perbedaannya adalah : shared hosting menyediakan 1 server untuk digunakan beberapa pengguna, sedangkan pada VPS 1 server dibagi menjadi beberapa VM (Virtual Machines), yang mana di setiap VM adalah berupa “Virtual server” untuk 1 pengguna.

Sehingga VPS memiliki resource yang lebih pasti, baik CPU, Memory, maupun spacenya jika dibandingkan dengan shared hosting.

VPS hosting biasanya menjadi pilihan yang tepat jika shared hosting sudah tida mampu memenuhi kebutuhan blog / website anda.

Kekurangan VPS Hosting

  1. Biasanya harga vps hosting lebih mahal dibandingkan shared hosting
  2. Tidak memiliki cPanel seperti shared hosting, jadi kita harus install Sistem Operasi sendiri.
  3. Jika ingin menggunakan cPanel seperti shared hosting kita harus mengeluarkan biaya tambahan.

Kelebihan VPS Hosting adalah resource yang anda dapatkan lebih pasti dibanding shared hosting, sehingga dapat dijadikan solusi shared hosting sudah tidak mampu menampung trafik blog / website anda.

Vps hosting terbagi menjadi 2, yaitu :

  1. Unmanaged
  2. Maneged

Unmanaged VPS Hosting Vs Managed VPS Hosting

Pada dasarnya sama saja, yaitu sama – sama VPS, namun perbedaannya adalah pada dukungan / support teknis yang kita dapatkan.

Pada managed VPS hosting anda akan mendapatkan bantuan untuk instalasi, monitoring, troubleshooting, konfigurasi, dan sebagainya, sedangkan pada unmanaged VPS hosting kita tidak mendapatkan dukungan tersebut, dan suppot yang didapatkan terbatas.

Jadi, jika anda membeli VPS unmanaged, maka anda harus melakukan instalasi serta konfigurasi server sendiri, yang artinya anda harus memiliki pengetahuan administrasi Linux server (walau tidak harus ahli).

Dari segi harga VPS unmanaged tentu lebih murah jika dibandingkan dengan VPS managed hosting.

Rekomendasi VPS unmagaded murah yaitu vultr dan DigitalOcean

Managed WordPress Hosting – Apa Itu Managed WordPress Hosting?

Karena wordpress sangat populer dan banyak digunakan untuk membuat blog maupun untuk membuat website, maka beberapa penyedia layanan web hosting menyediakan paket khusus yaitu managed wordpress hosting.

Dengan layanan managed wordpress hosting ini, segala urusan teknis untuk menjalankan blog / website wordpress anda dikelola oleh pihak penjual web hosting, baik itu urusan keamanan, backup, update wordpress, kecepatan, uptime, dan sebagainya.

Dengan demikian anda hanya perlu fokus pada konten serta promosi saja, karena semua urusan teknis sudah diurus oleh para ahli wordpress yang sudah berpengalaman.

Paket managed wordpress hosting biasanya dibagi berdasarkan trafik bulanan, semakin tinggi tafik bulanan yang mereka tawarkan, maka harganya juga akan lebih mahal.

Beberapa penyedia managed wordpress hosting yang bagus adalah :

  1. Wp Engine
  2. siteground
  3. Flywheel
  4. Bluehost
  5. hostgator

Dedicated Hosting / Dedicated Server

Dedicated hosting adalah sebuah layanan web hosting di mana anda akan menyewa 1 server  yang berdiri sendiri, tidak seperti shared hosting maupun VPS hosting.

Layanan dedicated server memungkinkan anda untuk menjalankan aplikasi berat dengan beban kerja tinggi yang tidak dapat dioperasikan pada shared hosting maupun VPS. Biasanya penyedia dedicated server menyediakan satu set web server fisik secara lengkap beserta sistem operasinya. Agar dapat masuk ke web servernya Anda akan memperoleh root akses sehingga Anda sendiri dapat melakukan maintenance server melalui akses yang telah tersedia.

Kelebihan Dedicated Hosting

Melihat pengertian hosting dedicated ini tentu kita sudah dapat menangkap apa kelebihannya, yaitu kita memiliki 1 server sendiri, sehingga dapat menampung beban yang lebih besar, semua sumber daya server seperti core prosesor, RAM, hardisk dapat Anda atur sesuai kebutuhan anda dengan hak kontrol secara penuh.

Kekurangan Dedicated Hosting

Walaupun layanan apa itu dedicated hosting memiliki keunggulan, namun layanan ini juga memiliki kekurangan, antara lain :

  • Harga dedicated hosting tidak murah
  • Harus bisa mengoprasikan server sendiri dan harus memiliki pengetahuan yang banyak tentang bagaimana cara mengoprasikan dedicated hosting, sehingga tidak sembarang orang bisa mengoprasikannya.

Colocation Server

Colocation Server adalah tempat yang menyediakan layanan untuk menyimpan atau menitipkan server di Data Center yang memiliki standar keamanan fisik dan infrastruktur, seperti: kestabilan arus listrik, flooring, UPS, power generator, air temperatur kontrol , kestabilan akses internet, CCTV dan personil security yang akan bekerja setiap hari dalam memantau Server anda. Biasanya server ini disimpan dalam rak atau kabinet.


Langganan Artikel Terbaru

Dapatkan update terbaru blog ini lewat email anda

@